Sesaat setelah keduanya melangsungkan konferensi pers bersama sejumlah wartawan, dari arah luar ruangan suara takbir para santri menggema. Suara dentuman rebana mengiringi langkah mereka menuju ke atas pelaminan.
"Belum pernah saya memakai pakaian seperti ini, apalagi duduk di sana (pelaminan)," ujar Habib Novel, membuat seluruh santri dan warga tertawa saat menyaksikannya.
Dalam rangka memperingati 13 tahun tsunami Aceh, di depan hadapan para santri dan warga Habib mengajak seluruhnya untuk berdoa kepada para syuhada yang telah meninggal dunia.
"Syuhada terbesar itu ada di Aceh," katanya.
Sementara itu, dalam ceramah singkatnya , Habib juga mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai ulama. "Ulama itu harus dicintai. Nah, yang repot akhir zaman ini kurang mendidik anak kita untuk mencintai ulama," katanya.
(Baca Juga: Peringati 13 Tahun Tsunami, Nelayan Aceh Dilarang Melaut)