Cari Pendamping Gus Ipul, PDIP Akan Ikuti Saran Kiai dan Ulama

Muhammad Iqbal, Jurnalis
Selasa 09 Januari 2018 14:17 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan, masih menggodok sejumlah nama yang akan disandingkan dengan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Pilgub Jawa Timur. Untuk memilihnya, PDIP akan mengikuti saran kiai dan ulama.

"Baik. Jadi, setelah tadi malam Ibu Megawati menerima Gus Ipul, biar Gus Ipul bisa tertawa dan membawa harapan bagi masyarkat Jatim, maka ibu Mega sudah mempertimbangkan berbagai opsi termasuk juga masukan daripada para kiai," ujar Hasto di DPP PDIP, Jakarta Pusat, Selasa (9/1/2018).

Menurut Hasto, perintah dan arahan dari para kiai memiliki konsep religius dan nasionalis bagi Jawa Timur ke depan. (Baca Juga: Soal Pilgub Jatim 2018, PKS Masih Finalisasi)

"Antara PDIP dengan NU, NU dengan PDIP yang dipresentasikan melalui Gus Ipul oleh PKB tetap terus berlanjut seperti di Jateng. Sehingga ini merupakan gambaran Indonesia kita. Untuk itu, Ibu Mega akan mengambil keputusan pada masa yang tepat," katanya.

Hasto tak memungkiri kalau telah muncul sejumlah nama yang tengah digodok. Di antaranya ada Bupati Ngawi Budi Sulistiyono, Ahmad Basarah, hingga Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo. Bahkan, nama Sekretaris DPD PDIP Jatim Utari yang juga memimpin organisasi perempuan di Jatim juga tengah dikaji.

"Memang muncul beberapa nama seperti Pak Budi Sulistiyono itu Bupati dari Ngawi. Bahkan kemudian muncul juga nama Pak Ahmad Basarah sosok muda doktor di bidang Pancasila, dan ada juga yang memunculkan Pak Hasto Wardoyo Bupati Kulon Progo, meskipun beliau diharapkan tetap berkonsentarsi di Kulon Progo, tapi nama-nama itu tetap dikaji," pungkasnya.

Dari sekian nama yang muncul, PDIP tak ingin tergesa-gesa. Menurutnya, PDIP justru tengah fokus pada HUT ke-45 PDIP. (Baca Juga: Azwar Anas Mundur Tak Buat Pertarungan Pilkada Jatim Jadi Ringan)

"Tapi kami masih punya waktu untuk mengambil keputusan dan saat ini kami berkonsentrasi untuk HUT partai yang ke-45 yang akan diadakan besok jam 2 di JCC, di mana bapak Presiden juga berkenan hadir," tutup Hasto.

Pendamping Gus Ipul sebelumnya adalah Abdullah Azwar Anas. Namun, mendadak mengundurkan diri setelah foto syur diduga dirinya beredar dipublik.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya