Kapolri Sebut Papua dan Kalimantan Masuk Wilayah Rawan Konflik Pilkada

Muhammad Iqbal, Jurnalis
Senin 15 Januari 2018 11:01 WIB
Kapolri Tito Karnavian usai bertemu Mendagri Tjahja Kumolo (Foto: Iqbal/Okezone)
Share :

JAKARTA - Kapolri Jendral Tito Karnavian mengatakan menjelang Pemilihan Kepala Daerah serentak 2018 mendatang masih terdapat beberapa wilayah yang rawan terjadi konflik.

"Diantaranya salah satu yang kami perkirakan sementara yakni Kalimantan dan Papua. Kemudian di tempat yang ada head to head, antara partai pendukung dan oposisi," ungkap Kapolri seusai bertemu dengan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo di Kantor Kemendagri, Senin (15/1/2018).

Dikatakan Kapolri, untuk mengetahui situasi yang ada di setiap wilayah yang melaksanakan Pilkada serentak, Kapolri dan juga Panglima TNI akan melakukan monitoring di setiap wilayah.

"Saya dan pak Panglima TNI juga akan berputar ke setiap wilayah. Untuk memastikan sikap netral Polri dan TNI," ucapnya.

(Baca Juga: 5 Daerah yang Diprediksi Akan Memanas di Pilkada 2018)

Kendati demikian Kapolri mengaku saat ini terdapat beberapa wilayah yang melakukan Pilkada dengan calon tunggal. Dengan begitu Kapolri menyebut keamanan di wilayah yang terdapat calon tunggal akan dijaga dengan keamanan secukupnya.

"Tapi kita lihat cukup banyak juga calon tunggal dan ini relatif aman. Kita akan kirim pengamanan yang cukup saja. Jadi nanti kita bisa tambahkan di wilayah yang rawan," ujarnya.

Selain itu Kapolri menyebut saat ini hanya baru ada 60 persen anggaran pengamanan Pilkada yang baru dipenuhi oleh Pemerintah Daerah (Pemda).

"Ada 60 persen anggaran yang baru dipenuhi oleh Pemda- Pemda. Dan kita akan meminta bantuan sama pak Mendagri untuk mendorong wilayah yang belum memberikan anggaran tersebut," tukasnya.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya