JAKARTA – Moeldoko tidak memahami konflik internal yang terjadi di Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Moeldoko sendiri merupakan Wakil Ketua Dewan Pembina Hanura.
"Aku ora ngerti, (tanya ke) yang berkuasa itu pembina (Wiranto)," kata prai yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Jumat (19/1/2018).
Sebelumnya, Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Hanura versi 'Ambhara' mengukuhkan Marsekal Madya (Purn) TNI AU Daryatmo sebagai Ketua Umum untuk menggantikan Oesman Sapta Odang (OSO).
BACA: Wiranto Tak Ingin Pertikaian Partai Hanura Dibawa ke Jalur Hukum
BACA: Ini Pesan Wiranto di Munaslub Hanura
Tak terima begitu saja, Hanura kubu 'Manhattan' yang dipimpin OSO menyebut kubunya adalah yang sah karena telah mengantongi SK Kepengurusan dari Kementerian Hukum dan HAM.
Bahkan, Sekjen Hanura kubu 'Ambhara' Sarifuddin Sudding dipolisikan pengacara Hanura Serfasius Serbaya Manek lantaran dituduh menggelapkan jabatannya dengan mengadakan rapat tanpa seizin Hanura.
Sudding dilaporkan atas dugaan pemalsuan dan penempatan keterangan palsu ke dalam akta otentik dan penggelapan dalam jabatan sebagaimana diatur dalam Pasal 263 KUHP dan Pasal 266 KUHP dan Pasal 374 KUHP.
(Rachmat Fahzry)