Tahun Baru Imlek, PM Malaysia Puji Kontribusi Etnis Tionghoa

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Jum'at 16 Februari 2018 00:01 WIB
Perdana Menteri Malaysia Najib Razak (Foto: Lai Seng Sin/Reuters)
Share :

“Mungkin makanan, kebudayaan, dan tawa yang menyatukan kita dalam perayaan seperti Tahun Baru. Tetapi saya yakin itu sudah mendarah daging sejak kemerdekaan Malaysia. Kita hidup harmonis tanpa memandang ras dan kepercayaan. Itu sudah menjadi cara hidup serta ikatan di antara kita,” kata Najib Razak.

Tahun Baru Imlek, menurut Najib Razak, adalah pengingat yang sempurna bahwa banyak kebudayaan serta kepercayaan di Malaysia yang merupakan identitas bangsa saat ini. Asimilasi budaya yang beragam itu menjadikan Malaysia terlihat unik, segar, dan dinamis.

Perdana Menteri Najib Razak tidak asal bicara. Malaysia merupakan salah satu negara yang memiliki keragaman budaya terutama etnis Melayu, India, dan Tionghoa. Berdasarkan sensus pada 2010, sekira 24,6% warga Malaysia merupakan etnis Tionghoa.

Tahun Baru Imlek pun dijadikan sebagai hari libur nasional di Malaysia. Warga biasanya ikut tumpah ruah ke jalan dalam berbagai festival yang diselenggarakan di beberapa daerah seperti Ibu Kota Kuala Lumpur, Penang, dan Klang.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya