Waspada Peredaran Upal Jelang Pilkada Serentak 2018

Demon Fajri, Jurnalis
Selasa 27 Februari 2018 15:43 WIB
Ilustrasi Uang (foto: Okezone)
Share :

BENGKULU - Jelang pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Bengkulu, Endang Kurnia Saputra mengimbau masyarakat provinsi dengan julukan ''Bumi Rafflesia'' khususnya Kota Bengkulu, waspada terhadap peredaran uang palsu (upal).

Pihak BI sendiri terus mensosialisasikan ciri-ciri upal. Dengan metode 3D. Dilihat, Diraba dan Diterawang. Tujuannya, peredaran upal dapat dicegah. Terutama nominal uang kertas Rp50 ribu dan Rp100 ribu.

''Masyarakat harus waspada atau saat menerima uang. Terutama nominal Rp50 ribu dan Rp100 ribu,'' kata Endang, Selasa (27/2/2018).

Di Bengkulu, jelas Endang, dari uang Rp1 juta terdapat 9 lembar uang palsu yang beredar. Artinya, peredaran upal di ''Bumi Rafflesia'' masih kecil. Namun, kata dia, masyarakat tetap waspada terhadap bertransaksi.

(Baca Juga: Pemerintah Hibahkan Dana Rp25 Miliar untuk Pemilihan Wali Kota Bengkulu 2018)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya