JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo menilai Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sosial Beras Sejahtera (Rastra) dari Kemensos efektif menurunkan angka kemiskinan dan ketimpangan sosial. Dalam jangka panjang program ini diyakini mampu memutus mata rantai kemiskinan.
Mantan Ketua Komisi III yang karib disapa Bamsoet ini mengemukakan, Program Keluarga Harapan mampu membuka akses keluarga miskin terutama ibu hamil dan anak. Dengan program yang saat ini didorong turut menjangkau kaum difabel dan lanjut usia ini, masyarakat dikatakannya dapat memanfaatkan berbagai fasilitas layanan kesehatan dan fasilitas layanan pendidikan yang tersedia di sekitar mereka.
“Manfaat Program Keluarga Harapan juga didorong untuk mencakup penyandang disabilitas dan lanjut usia dengan mempertahankan taraf kesejahteraan sosialnya sesuai dengan amanat konstitusi dan Nawacita Presiden RI," kata Bamsoet, dalam keterangannya yang diterima, Rabu (28/2/2018).
Sementara, program bantuan sosial Rastra yang dipandang transformasi dari beras untuk keluarga miskin (Raskin) diyakini Bamsoet mampu mengurangi kemiskinan dan menjaga laju inflasi. Ia memastikan Beras Sejahtera memiliki kualitas lebih baik dibanding Raskin.
"Saya pastikan reras sejahtera yang diberikan tidak seperti program beras Raskin. Beras Sejahtera berkualitas medium dan sangat layak dikonsumsi masyarakat. Pelaksanaan proram Rastra sangat penting, karena naik turunnya angka kemiskinan dan inflasi, jauh lebih besar ditentukan komoditi makanan dibanding non makanan" politisi Golkar ini berkata.
Diketahui, Bamsoet bersama Menteri Sosial Idrus Marham menyerahkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Soaial Beras Sejahtera (Rastra) kepada masyarakat Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Bantuan sosial Program Keluarga Harapan senilai Rp 140 miliar tersebut diberikan kepada 74.226 penerima manfaat. Sementara bantuan sosial Beras Sejahtera senilai Rp 156 miliar diserahkan kepada 118.235 keluarga.
Bamsoet meyakini melalui kedua bantuan sosial ini, taraf hidup masyarakat bisa terangkat menjadi lebih baik.
“Program Keluarga Harapan dan bantuan sosial Rastra dimaksudkan untuk membantu mengurangi beban pengeluaran keluarga, sekaligus meningkatkan investasi masa depan melalui peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan anak-anak," papar Bamsoet di hadapan para penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan dan Rastra.
Ia percaya di tahun mendatang, tingkat kemiskinan bisa berkurang drastis, mengingat pemerintah telah menetapkan target penurunan kemiskinan menjadi 7-8% pada tahun 2019, sebagaimana tertuang di dalam RPJMN 2015-2019. Data Badan Pusat Staitistik menunjukan, pada tahun 2016 tingkat kemiskinan mencapai 27,77 juta jiwa. Tahun 2017 turun menjadi 26,58 juta jiwa.
“DPR dan pemerintah juga telah sepakat memperluas jangkauan penerima Program Keluarga Harapan dan Rastra dari 6 juta menjadi 10 juta keluarga," Bamsoet menambahkan.