JAKARTA - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohamad Sohibul Iman mengingatkan seluruh kadernya mewujudkan Pemilu yang aman dan damai melalui kampanye positif. Mengingat, tahapan Pilkada Serentak 2018 dan Pilpres 2019 telah dimulai.
"Saya pidato di Jawa Tengah di acara Pak Sudirman Said, saya sampaikan kepada seluruh kader PKS untuk menciptakan Pemilu seperti itu, saya berpesan tolong 70% dari kampanye kita adalah positive campaign, yaitu kampanye yang menonjolkan keunggulan pasangan kita," ujarnya di Jakarta, Jumat (2/3/2018).
Namun begitu, Sohibul memperbolehkan kader-kadernya melakukan negative campaign dalam perhelatan pesta demokrasi. Asalkan, itu tetap berdasarkan data dan fakta, serta tidak memfitnah.
"Sisanya (30%) lakukan negative campaign, tapi yang sesuai fakta. Misalnya, lawan kita pernah dipenjara karena korupsi. Boleh disampaikan bahwa dia ini tidak amanah karena korupsi, tapi faktanya ada. Itu negative campaign," terang dia.
Sebaliknya, Sohibul mengimbau kader-kadernya tidak melakukan black campaign. Sebab, ia melihat kampanye tersebut cenderung memfitnah lantaran tidak berdasarkan data dan fakta.
"Tapi jangan sampai masuk ke wilayah black campaign atau fitnah. Batasnya itu hanya sampai negative campaign," jelasnya.
Karenanya, ia yakin bila imbauan tersebut diikuti maka Pilkada Serentak 2018 dan Pilpres 2019 akan berlangsung damai, adil dan aman.
(Mufrod)