JAKARTA - Ketua DPP Hanura Amron Asyhari memastikan tidak akan mencabut laporannya terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan Sukmawati Soekarnoputri lewat penggalan puisi kontroversinya. Menurutnya, permintaan maaf putri Soekarno itu tidak akan merubah proses hukum yang sedang berlangsung di kepolisian.
Amron mengatakan, Sukmawati harus mendapat ganjaran yang setimpal atas ulahnya menistakan agama Islam. Ia menginginkan kasus Sukmawati itu bisa dijadikan pelajaran bagi orang lain agar lebih berhati-hati dan tidak mudah berteriak-teriak mempermainkan agama Islam yang sudah tahu sangat sensitif.
"Saya tidak akan mencabut laporan, ini pelajaran buat yang lainnya, buat mereka yang suka berkoar-koar menjelekkan kelompok satu dengan yang lainnya, pelajaran buat mereka-mereka yang suka mengkacau balaukan kerukunan umat beragama yang ada di Indonesia," kata Amron saat dihubungi Okezone, Kamis (5/4/2018).
(Baca Juga: Berderai Air Mata, Sukmawati Minta Maaf ke Seluruh Umat Islam)