Koster-Cok Ace Teken Komitmen Pelayanan Publik di Ombudsman

Nurul Hikmah, Jurnalis
Selasa 08 Mei 2018 03:00 WIB
Wayan Koster-Cok Ace menandatangani komitmen pelayanan publik Kantor Ombudsman Bali (Foto: Nurul Hikmah)
Share :

DENPASAR - Calon Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster berkeluh kesah ke Kepala ORI Provinsi Bali Umar Ibnu Alkhatab lantaran merasa jengkel jika mendengar pelayanan publik dipersulit. Ia pun berkomitmen akan memperbaiki pelayanan publik menjadi baik, cepat, dan transparan bilamana menang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali.

“Saya paling jengkel kalau mendengar pelayanan publik dipersulit,” katanya di Kantor Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Provinsi Bali, Senin (7/5/2018).

Ia bersama wakilnya, Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menandatangani komitmen pelayanan publik di Kantor Ombudsman Provinsi Bali. Menurutnya, pelayanan publik di provinsi maupun 9 kabupaten/kota di Bali berbeda-beda. Persyaratannya berbelit, tidak jelas waktu penyelesaian, dan ketidakjelasan dari segi biaya, sehingga sangat rawan terjadi pungutan liar (pungli).

 

Koster mengaku akan membuat regulasi yang mengatur standarisasi pelayanan publik, dalam hal ini pengurusan perizinan maupun administrasi pelayanan publik lainnya. Bali ini, sambungnya, dalam hal pelayanan publik harus bersaing dengan Singapura. Equivalen wilayahnya Singapura. Pertama, Bali ini wilayahnya kecil, relatif homogen seperti Singapura, tingkat pendidikan masyarakatnya bagus.

“Kalau kita ingin menyaingi Eropa lebih baik lagi. Jadi, harus ada brandmark. Sangat memungkinkan ditingkatkan. Ini jadi agenda prioritas saya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Ombudsman Bali Umar Ibnu Alkhatab menjelaskan, digelarnya acara ini agar publik mengetahui visi, misi dan program kerja Koster-Ace dalam hal pelayanan publik di Bali jika terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali periode 2018-2023.

"Kita memimpikan pelayanan publik di Bali yang baik bahkan setara dengan Eropa. Kenapa demikian, karena Bali ini pulau internasional, peristiwa bersejarah besar banyak terjadi di sini, tetapi pelayanan publiknya belum setara dengan negara-negara di Eropa,” ujarnya.

Di akhir acara Koster-Ace serta Kepala Ombudsman Bali Umar Ibnu Alkhatab menandatangani Komitmen Pelayanan Publik. “Bila nanti bapak (Koster-Ace) terpilih, tapi tidak melaksanakan komitmen ini, maka kami Ombudsman yang akan menagih,” pungkasnya.

<div class="vicon"><iframe width="480" height="340" src="https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNC8xNy8yMi8xMTEyNDcvMC8=" sandbox="allow-scripts allow-same-origin" layout="responsive"></iframe></div>

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya