Polisi Filipina Tolak Tambah Pengamanan Usai 2 Wali Kota dan 1 Wakil Wali Kota Tewas Ditembak

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Selasa 10 Juli 2018 08:48 WIB
Kepolisian Filipina. (Foto: EPA)
Share :

"Sepertinya berdasarkan hipotesis pendahuluan para penyelidik kami, sejumlah pembunuhan ini terkait dengan politik karena sebentar lagi masa kampanye akan dimulai. Karena para korban adalalah politikus dan orang-orang yang ingin masuk ke dunia politik, sepertinya ada kecenderungan, berdasarkan pengalaman setahun ini," kata Benigno Duran pada Minggu 8 Juli 2018.

Sebagaimana diberitakan, pada Senin 2 Juli, Wali kota Tanauan City Antonio Halili ditembak mati saat upacara pengibaran bendera.

Sehari kemudian, Ferdinand Bote, Wali Kota General Tinio, Nueva Ecija, tewas di dalam kendaraannya karena tembakan 18 peluru.

Lalu pada Sabtu, Wakil Wali Kota Trece Martires Alexander Cruz Lubigan mati ditembak.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya