TOKYO – Jumlah korban tewas akibat hujan deras disusul banjir dan longsor di Jepang kembali bertambah menjadi 122 orang pada Selasa. Harapan bagi tim penyelamat untuk menemukan korban yang masih hidup juga semakin menipis seiring dengan berjalannya waktu.
Hujan yang telah turun selama sepekan terakhir akhirnya mereda pada Senin, namun puluhan orang dilaporkan masih hilang. Tim penyelamat telah dapat mencapai daerah-daerah yang sebelumnya terputus dan tidak dapat dijangkau di mana dikhawatirkan lebih banyak jasad korban tewas akan ditemukan.
BACA JUGA: Hujan Lebat Ekstrem Tewaskan Sedikitnya 66 Jiwa di Jepang
Perdana Menteri Shinzo Abe telah membatalkan empat perjalanannya resminya ke luar negeri dan direncanakan akan mengunjungi daerah yang terkena dampak bencana pekan ini.
Lebih dari 70.000 pekerja telah dikerahkan untuk menggali menembus banjir dan longsor yang telah mengubah lanskap di sebagian wilayah Jepang bagian tengah dan barat. Tetapi, setelah empat hari berlalu sejak bencana hujan terburuk itu mulai turun, harapan untuk menemukan penyintas dan korban yang masih hidup semakin menipis.