JAKARTA - Sebanyak delapan Sekretaris Jenderal (Sekjen) partai pendukung Joko Widodo (Jokowi) menghadiri pertemuan di Gedung Joang, Jakarta Pusat. Menurut Sekjen PDI-Perjuangan (PDIP, Hasto Kristiyanto, pertemuan malam ini akan membahas tiga poin penting, salah satunya pembentukan tim sukses (timses) Jokowi.
"Dan malam ini kami akan membahas pertama terkait struktur tim kampanye, di mana nantinya seluruh parpol mengirimkan nama-nama untuk dimasukkan ke tim kampanye," kata Hasto di Gedung Joang, Jakarta Pusat, Sabtu (4/8/2018).
Kemudian, sambung Hasto, pada pertemuan malam ini juga akan dibahas komitmen serta kesepakatan bersama untuk mengawal Jokowi lima tahun ke depan jika terpilih kembali sebagai Presiden RI. Hal itu untuk menciptakan iklim demokrasi yang lebih baik.
"Sehingga komitmen untuk Indonesia Raya nanti juga akan dituangkan sebagai kesepakatan bersama. Dengan demikian pemerintahan Jokowi ke depan dapat bergerak lebih cepat untuk rakyat," terangnya.
Terakhir, pertemuan malam ini juga akan menentukan teknis administratif pencalonan Jokowi dan pasangannya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sejalan dengan itu, tekan Hasto, pengumuman nama cawapres Jokowi akan diputuskan dalam waktu dekat.
"Agenda bersama dibahas termasuk nanti aspek teknis administratif untuk pencalonan Jokowi dan cawapres InsyaAllah tidak lama lagi akan diumumkan," ungkapnya.
Berdasarkan pantauan Okezone, sebanyak delapan parpol telah hadir di Gedung Joang, Jakarta Pusat. Delapan sekjen tersebut yakni, Hasto Kristiyanto (PDIP), Abdul Kadir Karding (PKB), Frederich Lodewijk Paulus (Golkar), Arsul Sani (PPP), Johnny G Plate (Partai Nasdem), Raja Juli Antoni (PSI), Ahmad Rofiq (Perindo), dan Verry Surya Hendrawan (PKPI).
Sementara itu, Sekjen Partai Hanura, Herry Lontung Siregar belum tampak hadir di Gedung Joang. Kata Hasto, Herry Lontung sedang dalam perjalanan.
(Qur'anul Hidayat)