Dia menuturkan, para pelaku biasanya mengedarkan uang palsu pada malam hari dan transaksinya dilakukan di warung-warung tertentu. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat waspada dan mengenali ciri-ciri uang palsu tersebut.
(Baca juga: Bayar Utang Pakai Uang Palsu, 2 Warga Rohil Ditangkap)
"BI (Bank Indonesia) bilang ingat 3D (dilihat, diraba, diterawang). Para tersangka banyak beroperasi di malam hari dan di warung tertentu. Tetap harus waspada. Khususnya kalau transaksi malam, dicek uangnya," jelas Daniel.
(Hantoro)