“Jika masih ada yang bikin demo ganti presiden saya kira itu provokator. Mereka tak ingin melihat bangsa ini rukun. Kita harus curiga dengan motif mereka,” tutur dia.
Dengan demikian, sambung Dewinta, jika ada pihak yang tidak suka dengan kekompakan kedua pemimpin bangsa ini, maka diragukan kewarasan mereka.
“Hanya orang yang tidak waras yang tidak suka Prabowo dan Jokowi kompak," tutup Dewinta.
(Baca Juga : KH Ma'ruf Amin: Yusuf Mansur Tak Masuk Timses, Hanya Ikut Saya sebagai Gurunya)
(Erha Aprili Ramadhoni)