Berhasil Mandiri, Warga Gianyar Ini Keluar dari Kepesertaan PKH

Achmad Fardiansyah , Jurnalis
Sabtu 15 September 2018 22:17 WIB
Ni Balik Sekar keluar dari kepesertaan PKH karena sudah berhasil mandiri (Foto: Humas Kemensos)
Share :

JAKARTA - Berkebaya putih dipadu kain songket warna ungu, Ni Balik Sekar (40) mengangkat piagam penghargaan dengan senyum cerah. Perempuan berkulit sawo matang ini adalah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang menyatakan keluar dari kepesertaan program pengentasan kemiskinan ini karena telah mandiri secara ekonomi.

Penghargaan diserahkan Plh. Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Dadang Iskandar bersama Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin (PFM) Andi ZA Dulung yang hadir mewakili Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita dalam acara penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Beras Sejahtera (Rastra) di Balai Budaya Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Sabtu (15/9/2018).

Ni Balik Sekar mengaku lega telah graduasi mandiri dari kepesertaan PKH sejak Februari 2018. Ibu dua anak yang tinggal di Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh ini mengisahkan ia menerima bansos sejak tahun 2016.

"Uang PKH dimanfaatkan untuk biaya sekolah anak saya yang kedua. Waktu itu dia masih SMA. Untuk modal usaha saya pinjam ke koperasi untuk beli dua mesin jahit. Berdua dengan anak saya, kami membuka pesanan kebaya," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone.

Sekar juga mengambil baju-baju dari usaha konvensi rumahan rekan-rekannya, untuk dijual ke berbagai toko dan pasar di Gianyar dan sekitarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya