Soal "Alfateka" Jokowi, Begini Penjelasan Nusron tentang Logat Jawa

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis
Selasa 09 Oktober 2018 17:41 WIB
Nusron Wahid (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) salah dalam melafalkan Alfatihah menjadi "Alfateka" saat membuka MTQ 2018 di Sumatera Utara. Alhasil, kesalahan pelafalan itu menuai kritik di media sosial.

Politisi Partai Golkar Nurson Wahid pun membela. Ia menerangkan, bahwa kesalahan pelafalan salah satu surat pendek dalam ayat suci Alquran tersebut lantaran Jokowi beretnis Jawa.

"Kalau memang logatnya orang Jawa ya memang begitu. Wong sampean bilang Asar nggak bisa (bisanya) ngashar kok. Iya kan, ngasar. Makan aja nggak bisa (bisanya) mangan," kata Nusron di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (9/10/2018).

 

Menurut Nusron, kesalahan pelafan Alfatihah itu terjadi murni karena Jokowi memiliki logat Jawa dalam berkomunikasi. Apalagi, mantan Gubernur DKI Jakarta itu memang banyak menghabiskan waktunya di Solo, Jawa Tengah.

"Ini karena apa karena memang aksentuasi logat. Nanti lama-lama orang mempersoalkan tentang bahasa orang kenapa kamu bilang Rika bukan Riqo. orang tradisi Banyumas sama tradisi Jatim beda. Memang begitu," paparnya.

Nusron mengimbau agar tidak ada pihak-pihak yang mempersoalkan kesalahan pelafalan Alfatihah tersebut. Terlebih, Indonesia memang bangsa yang multikulteral.

"Jadi, menurut saya kalau ada yang mempersoalkan seperti itu, ya belum paham tentang anatomi multikulturalnya Indonesia betapa luasnya aksentuasi bahasa di Indonesia ini," tandasnya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya