"Ini karena apa karena memang aksentuasi logat. Nanti lama-lama orang mempersoalkan tentang bahasa orang kenapa kamu bilang Rika bukan Riqo. orang tradisi Banyumas sama tradisi Jatim beda. Memang begitu," paparnya.
Nusron mengimbau agar tidak ada pihak-pihak yang mempersoalkan kesalahan pelafalan Alfatihah tersebut. Terlebih, Indonesia memang bangsa yang multikulteral.
"Jadi, menurut saya kalau ada yang mempersoalkan seperti itu, ya belum paham tentang anatomi multikulturalnya Indonesia betapa luasnya aksentuasi bahasa di Indonesia ini," tandasnya.
(Arief Setyadi )