Pada 1580, setelah krisis suksesi, disatukan dengan Spanyol dalam panggilan Uni Iberia yang akan berlangsung hingga 1640. Setelah perang pemulihan itu dikembalikan kemerdekaan Portugal di bawah dinasti baru Braganza, dengan pemisah dari dua mahkota dan kerajaan.
2. Sawahlunto, Sumatera Barat Resmi Menjadi Sebuah Kota – 1888
Awalnya, Sawahlunto hanya sebuah desa kecil dan terpencil yang berlokasi di tengah-tengah hutan belantara dengan jumlah penduduk kurang lebih 500 orang. Sebagian besar permukaan tanahnya tidak cocok untuk lahan pertanian sehingga Sawahlunto dianggap sebagai daerah yang tidak potensial.
Semenjak ditemukannya 200 juta ton batu bara di Sawahlunto oleh geolog Belanda Ir. W. H. De. Greve pada 1867, Sawahlunto menjadi pusat perhatian Belanda. Tambang batu bara Sawahlunto merupakan asset terpenting bagi pemerintah Kolonial Belanda karena tingginya permintaan dunia akan batu bara sebagai sumber energi di abad penemuan mesin uap di Eropa. Oleh karena itu, pada 1 Desember 1888 Sawahlunto dijadikan sebagai kota yang kemudian ditetapkan sebagai hari jadi Kota Sawahlunto.
3. Bung Hatta Mengundurkan Diri dari Bangku Kepresidenan – 1956
Mohammad Hatta yang sering dikenal dengan Bung Hatta lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, 12 Agustus 1902 – meninggal di Jakarta, 14 Maret 1980 merupakan tokoh pejuang, negarawan, ekonom, dan juga Wakil Presiden Republik Indonesia yang pertama. Ia mundur dari jabatannya karena berselisih dengan Presiden Soekarno.