(Baca juga: Cerita Warga Semarang yang Rumahnya Mendadak Terendam Banjir 1 Meter)
Agar tak mengecewakan penumpangnya, Arief harus pintar-pintar mencari jalur tikus demi menghindari banjir. Dia harus melalui jalur memutar hingga memakan waktu lama untuk mengantarkan penumpang ke lokasi tujuan.
“Biasanya dari polisi kan mengarahkan ke jalan tertentu yang bebas banjir, tapi ya kita kena macet di situ karena semua kendaraan dialihkan ke sana. Apalagi kalau jam pulang sekolah, habis hujan, dan malam biasanya macet lebih lama,” kata dia.
Sementara itu Kapolsek Genuk, Kompol Zaenul Arifin, menyampaikan, pihaknya terus melakukan pemantauan dan pengaturan arus lalu lintas di sepanjang jalur pantura Kaligawe. Polisi harus turun dalam genangan banjir untuk mengarahkan pengendara agar tak terperosok ke lubang.