Lenticular Cloud sendiri terbagi menjadi tiga jenis utama, yakni altocumulus, stratocumulus, dan cirrocumulus yang bervariasi di ketinggian dari atas tanah. Dikarenakan tampilan awan yang cukup unik, membuat awan ini kerap dikaitkan dengan penampakan UFO yang tidak teridentifikasi.
Fenomena unik tersebut ternyata menuai berbagai komentar warganet. Ada yang takjub dengan bentuknya, hingga menganggapnya bagian dari kuasa Tuhan Yang Maha Esa.
"Lentikular Cloud sering terjadi di musim hujan," komentar akun @dimkurn, sebagaimana dinukil Okezone.
"Awan lentikular, berbentuk seperti lensa atau piring. Terlihat indah, namun berbahaya untuk penerbangan karena dapat menyebabkan turbulensi hebat," tulis @tendakosong.
"Saya di wilayah Malang selatan. Sebenarnya sering kok hal itu terjadi cuma pas ini langsung boom. Kadang yang pakai topi pucuknya saja. Tapi memang ini bagian atas gunung memang agak masuk awan," balas @anton_bayu_kusuma.
(Hantoro)