Sebagai tanggapan, juru bicara Departemen Luar Negeri mengatakan sementara Amerika prihatin, Korea Utara memiliki sarana untuk memenuhi kebutuhan kemanusiaannya sendiri.
Baca juga: Perundingan AS-Korea Utara soal Senjata Nuklir Masih Mengambang
Keberatan Amerika menyediakan bantuan kemanusiaan ke Korea Utara terjadi sementara perundingan denuklirisasi dengan Korea Utara mandek.
(Fakhri Rezy)