Inilah Mbah Parno, Sosok Penting di Balik Berdirinya Masjid Istiqlal

Amril Amarullah, Jurnalis
Jum'at 04 Januari 2019 14:20 WIB
Suparno alias Mbah Parno di Masjid Istiqlal (Humas Kemenag)
Share :

Sudah puluhan tahun di Jakarta, Mbah Parno belum memiliki rumah. Lulusan kelas 3 SR ini menyewa tanah berukuran 8 x 3,5 M dengan biaya 3 juta/tahun. Sedang untuk bangunannya, dia mendirikan sendiri. Rumah tersebut dihuni Mbah Parno beserta istri dan kelima putranya. Sejak ditinggal istri tercinta pada 2007 lalu, Mbah Parno tinggal beserta 4 anak dan 2 cucunya. Satu putrinya telah menikah dan mengontrak sendiri.

Bekerja di Masjid Istiqlal, Mbah Parno digaji Rp 3,4 juta/bulan. Mbah Parno diberi keleluasaan tanpa batas untuk mengabdikan dirinya di Masjid.

“Pokoknya, selama saya masih kuat, saya diperbolehkan bekerja di sini. Jika sudah tidak kuat, saya baru akan berhenti. Kerja di sini saya ikhlas, karena bisa shalat berjama’ah. Saya hanya mengharap ridha Allah SWT,” semangat Mbah Parno sambil ketawa.

Mbah Parno tentu berharap punya rumah sendiri. Namun, itu tidak mengurangi rasa syukur nya atas nikmat hidup yang sudah dia dapat. Apalagi, anak-anaknya juga bisa melanjutkan sekolah hingga SMEA dan STM.

“Allah itu Maha Adil. Yang penting bisa shalat berjama’ah, bisa maen sama cucu, makan seadanya, yang penting sabar, jangan emosi, apa adanya saja. Jadi kerja dibuat happy saja mas, alhamdulilah bisa mengabdi di Istiqlal,” ujarnya.

 

Masjid Istiqlal (Okezone)

Dia mengaku beberapa temannya mendorong untuk mengajukan bantuan agar bisa mendapat rumah karena sudah puluhan tahun mengabdi, namun itu ditampiknya. “Saya ini orangnya gak aneh-aneh, Mas. Tapi kalau disuruh minta, jangan. Dilarang sama orang tua saya dulu untuk minta-minta,” katanya.

“Semua tergantung pemimpin. Dikasih alhamdulillah, gak dikasih juga alhamdulillah. Ada yang mengerti alhamdulillah, gak ada yang mengerti juga alhamdulillah. Yang penting, sehari-hari, hingga saat ini, saya bisa datang kemari dan bisa shalat berjamaah,” lanjutnya.

Doa dan harapan Mbah Parno terjawab. Hari ini, Jumat (4/01), bersamaan dengan peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-73, Mbah Parno mendapat berkah. Mewakili keluarga besar Kementerian Agama, Menag Lukman Hakim Saifuddin memberikan “Bantuan Rumah untuk Mbah Suparno, Pelayan Friedrich Silaban (Arsitek Masjid Istiqlal)”.

Rumah itu berlokasi di Panorama Kemang, Desa Tegal, Parung. Selamat untuk Mbah Parno. Dedikasi Bapak adalah teladan nyata buat ASN Kementerian Agama.

(Salman Mardira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya