PARIS – Puluhan ribu massa anti-pemerintah “rompi kuning” kembali berdemontrasi, memicu kerusuhan di sejumlah wilayah Prancis, Sabtu waktu setempat.
Laporan CNN, Minggu (6/1/2018) mengutip pernyataan Menteri Dalam Negeri Prancis Christophe Castaner, kerusuhan terjadi di Paris, Bordeaux dan Marseille dengan jumlah massa mencapai 50.000 orang.
Di Paris, 3.500 orang berpartisipasi dalam aksi demonstrasi tersebut. Angka itu jauh lebih tinggi dari 800 orang yang turun ke jalan minggu lalu, kata polisi. Setidaknya 34 orang diamankan untuk diinterogasi.
Benjamin Griveaux, juru bicara pemerintah, membenarkan bahwa ia dan timnya harus evakuasi dari Paris setelah sejumlah demonstran masuk ke halaman kantornya.