PURWAKARTA - Nama Nurhadi-Aldo, akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat, terutama warganet di Indonesia. Sebagian pihaknya menganggap, sosok pasangan capres-cawapres imajiner ini bisa menjadi memecah ketegangan polarisasi dukungan jelang Pilpres 2019 mendatang.
Sebagaimana diketahui, saat ini kerap terjadi perdebatan dari sebagian masyarakat pendukung capres no 01, Joko Widodo dan capres 02, Prabowo Subianto. Bahkan, keriuhan adu argumen itu berlangsung sepanjang masa kampanye Pilpres 2019 di media sosial.
Menurut Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Jawa Barat, Dedi Mulyadi, munculnya fenomena Nurhadi-Aldo ini sedikit menjadi angin segar di linimasa, terutama platform media sosial semisal Facebook.
"Di Pilpres ini pasangan hanya ada dua. Polarisasi dukungan juga sangat kuat, baik darat dan udara jadi medan pertempuran. Nah, pasangan Nurhadi-Aldo datang menjadi angin penyejuk. Saya kira ini bagus ya untuk memecah ketegangan," ujar Dedi di Purwakarta, Kamis (17/1/2018).
Baca Juga: Kubu Jokowi-Ma'ruf Harap Debat Perdana Dinamis dan Tidak Ngawur