"Jadi dapat dikatakan bahwa tidak ada hubungan sebab akibat antara supermoon dan tsunami. Gelombang tsunami bersifat insidentil dan tidak kontinu tergantung dengan sebab terjadinya baik itu gempabumi, longsoran bawah laut atau longsoran gunung berapi yang berada di laut," jelasnya.
Rahayu mengimbau agar masyarakat tetap waspada dalam mengantisipasi supermoon. "Masyarakat diminta untuk selalu memantau perkembangan cuaca melalui situs resmi BMKG atau situs maritim BMKG, media sosial BMKG, dan aplikasi BMKG," ucapnya.
Sebagai informasi, supermoon adalah istilah yang digunakan oleh para astrolog untuk menggambarkan keadaan bulan penuh ketika bulan berada dalam posisi terdekatnya dengan Bumi (apsis/perigee). Nantinya pada fenomena ini, dapat membuat bulan akan terlihat lebih besar dan lebih terang.
Baca Juga: Sumur Ajaib Makin Ramai Dikunjungi Warga
(Edi Hidayat)