SORONG - Dua orang pemuda yang diduga kuat sebagai pemakai sekaligus pengedar narkoba jenis sabu, Indra Wijaya dan Danang, diringkus Sat Narkoba Polres Sorong.
Bahkan Indra Wijaya Taran yang beerstatus mahasiswa, nyawanya tak tertolong usai tertembus timah panas. Indra ditembak lantaran melawan petugas saat akan ditangkap
Peristiwa itu terjadi, di Jalan Pramuka, kelurahan Remu Utara, depan kantor Sat Lantas Polres Sorong Kota, Senin 21 Januari 2019, sekira pukul 22.00 WIT malam.
Indra sempat dilarikan ke Rumah sakit Mutiara kota Sorong untuk mendapatkan perawatan, namun sayangnya nyawanya tidak tertolong karena kehabisan darah.
“Indra terpaksa dilumpuhkan karena berusaha melawan petugas,” ujar Kapolres Sorong, AKBP Dewa Made Sidan Sutrahna S,Ik, di ruang kerjanya, Selasa (22/1/2019)
Dewa menungungkapkan, pada saat penangkapan, Indra melawan petugas dengan cara mengayunkan sebilah badik ke arah petugas.
Menurutnya, penembakan tersebut dilakukan sudah sesuai dengan prosedur. Di mana sudah dilakukan tembakan peringatan terlebih dahulu tembakan peringatan di udara sebanyak dua kali.
“Pada saat akan diamankan mereka menyerang petugas dengan menggunakan badik, karena merasa terancam, dilakukanlah tembakan peringatan di udara sebanyak dua kali. Masih melawan juga, akhirnya Indra ditembak, satu kali mengenai pahanya,” terangnya.
Sementara rekan Indra, Danang sudah ditahan di Polres Sorong. Sementara, barang bukti yang diamankan yakni sabu seberat 2 gram, 1 alat isap bong, korek dan 1 buah badik.
(Angkasa Yudhistira)