Dari laporan dari pihak kelurga korban, seperti yang diterima Tim SAR, warga itu mendaki sejak Rabu (23/1/2019). Sementara pihak keluarga baru melapor pada Jumat (25/1/2019) kemarin ke kantor Basarnas Makassar.
"Jadi kami menerima laporan dari keluarga untuk mengevakuasi korban yang telah meninggal dunia di puncak Gunung Lompobattang," jelas Hamsidar.
Sementara Tim SAR Mapala UMI Makassar yang lebih dulu tiba di lokasi penemuan korban langsung melakukan evakuasi mayat tersebut. Lalu dibantu oleh Tim SAR Gabungan menuju kaki gunung Lompo Battang.
Menurut informasi, awalnya warga tersebut, berniat mendaki lintas Gunung Lompobattang-Bawakaraeng, justru ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.