TANGERANG SELATAN - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelontorkan dana cukup besar bagi penanganan nyamuk Aedes Aegypti penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayahnya.
"Totalnya Rp2,5 miliar," ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Deden Deni, Sabtu (2/2/2019).
Deden mengatakan, jumlah itu terbilang cukup besar. Alokasinya dibagi untuk biaya operasional juru pemantau jentik (Jumantik), serta pengadaan serbuk pembunuh jentik nyamuk lafasida.
"Alokasinya bermacam-macam. Termasuk untuk fogging dan operasional Jumantik," sambungnya.