BENGKULU - Gempa berkekuatan 5,3 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Kepulauan Mentawai Provinsi Sumatera Barat, pada Sabtu (2/2/2019) dirasakan hingga Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu. Gempa yang terjadi sekira 16.03 WIB itu getarannya dirasakan cukup kencang sebagian masyarakat di daerah itu.
Dari hasil analisis BMKG, menunjukkan gempa bumi tersebut berada di episenter pada koordinat 2.89 lintang selatan (LS) dan 99.95 bujur timur (BT), atau tepatnya berlokasi di 106 kilometer (KM) Tenggara Kepulauan Mentawai, 167 km Barat Daya Mukomuko, Bengkulu, 184 km Barat Daya Pesisir Selatan dan 227 km Barat Daya Padang, dengan kedalaman 10 km.
PMG Ahli Muda Stasiun Geofisika Kepahiang, Bengkulu, Sabar Ardiansyah mengatakan, di lihat dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi ini termasuk dalam klasifikasi gempa bumi dangkal. Gempa tersebut akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia tepatnya di zona Benioff.
Di mana zona subduksi lempeng yang memiliki sudut tunjaman yang relatif tajam di bawah lempeng Eurasia. Zona ini di mulai dari lepas pantai di sebelah barat Sumatra hingga terus menukik ke arah timur hingga ke bawah daratan pulau Sumatera.
''Gempa tidak berpotensi tsunami,'' kata Sabar, Sabtu (2/2/2019).
Sementara itu, Supervisor Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, Hitatun Arazak mengatakan, gempa yang berpusat di Kepulauan Mentawai dirasakan hingga Kabupaten Mukomuko. Meskipun demikian pihaknya belum mengetahui apakah berdampak pada kerusakan bangunan atau tidak.
''Getarannya dirasakan masyarakat di Mukomuko. Kami belum ada menerima laporan kerusakan bangunan,'' ucap Hitatun.
(Fiddy Anggriawan )