"Dalam artian hacker-hacker di luar sana itu mereka punya skill, mereka punya kemampuan mereka googling di internet kemudian ada celah keamanan di targetnya terus mereka pingin coba nih ceritanya akhirnya mereka melakukan serangan kesana," beber dia.
Selain itu, Yohanes juga memapakan apabila adanya serang siber tersebut lantaran sang hacker mengetahui kelemahan dari target yang sudah dituju.
"Kalau misalkan memang dia target punya celah si kita yang seorang hacker dengan mudah melalukan eksploit sistem yang ada celah keamanannya. Kayak windows yang ga pernah di update atau menggunakan windows bajakan, itu orang yang ga pernah konsern terhadap update nih. Dengan update ini celah keamanannya menurun," tandasnya.
(Awaludin)