JAKARTA – Aksi warga memandu jenazah hingga 60 kilometer menuju Desa Tedeboe, Rampi, Luwu Utara, Sulawesi Selatan, karena tak mampu bayar ongkos pesawat menuai keprihatinan. Kalangan DPR RI mengritik pemerintah soal pembangunan infrastruktur yang tak merata.
Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi Gerindra, Sodik Mudjahid mengaku miris saat menyaksikan vidio warga memandu jenazah Ranti Tanta sejauh 60 kilometer.
Menurutnya jika saja jalan menuju desa itu bagus, maka jenazah itu bisa diangkut dengan ambulans.
Masalahnya gara-gara tiket pesawat mahal dan keluarga almarhum tak mampu membayar, ditambah jalan menuju kampung itu kecil, berlumpur dan sulit diakses mobil, maka warga terpaksa memandu jenazah itu hingga 60 kilometer.
Sodik menilai pembangunan infrastruktur oleh pemerintah tidak atas dasar prioritas. Dia mencontohkan kasus warga Desa Tedeboe yang harus memandu jenazah.