Peristiwa 19 Februari, Presiden Tercepat Masa Jabatannya hingga AS Dikepung 60 Tornado

Fakhri Rezy, Jurnalis
Selasa 19 Februari 2019 08:38 WIB
Tornado (Reuters)
Share :

PERISTIWA di dunia bermacam-macam tiap harinya. Banyak kisah dan cerita dalam sehari-hari yang ada di muka bumi ini.

Salah satunya Thomas Alva Edison yang sebelum menemukan lampu bohlam ternyata telah menemukan Fonograf. Serta ada presiden Meksiko yang hanya menjabat kurang dari 1 jam saja.

Oleh karena itu, Okezone merangkum peristiwa yang ada pada 19 Februari. Mengutip Wikipedia, Jakarta, Selasa (19/2/2019), berikut rangkumannya:

 Baca juga: Peristiwa 18 Februari: Genjatan Senjata Perang Salib VI hingga Wartawan Indonesia Disandera di Irak

Thomas Alva Edison menemukan Fonograf - 1877

 

Fonograf adalah mesin pertama yang dapat memainkan dan menyimpan suara. Pada model tertua dipasangkan pita suara di lapisan film metal yang tipis. Versi berikutnya menggunakan pita suara dari bahan lilin dan seluloid. Gelombang suara dipancarkan melalui membran ke baut logam (jarum) yang bergetar cepat. Baut tersebut menggoresi pita di silinder yang berputar.

 

Dengan terbentuknya suara, baut rekam (logam) makin lama makin tumpul.

Asas dasar pembentukan suara sama dengan rekaman gramofon yang ada kemudian. Baut (jarum) logam yang terikat erat dengan membran mengikutinya sementara gelombang suara membentuk goresan pada silinder yang di situ membran bergetar cepat dengannya. Kemudian suara dapat diperkeras dengan bantuan corong.

Alat rekam otomatis dapat dimainkan dengan tangan, orang perorang, maupun listrik.

Fonograf ditemukan oleh Thomas Alva Edison pada tahun 1877 dan dijual secara komersial antara tahun 1890-1925.

Fonograf terbuat dari peralatan yang merekam dengan ayunan sudah dibuat oleh Léon Scott dari Prancis pada tahun 1857.

 Baca juga: Peristiwa 17 Februari: Gempa & Tsunami Biak hingga Kelahiran 'Baby Alien' Marc Marquez

- Amerika dikepung 60 Tornado

 

Lebih dari 60 tornado melanda Amerika Serikat bagian Selatan, salah satu badai tornado terbesar dalam sejarah Amerika Serikat.

- Pedro Lascurain Jadi Presiden Meksiko hanya 45 Menit

Pedro José Domingo de la Calzada Manuel María Lascuráin Paredes (8 Mei 1856 - 21 Juli 1952) adalah seorang politisi Meksiko yang menjabat sebagai Presiden ke-34 Meksiko selama kurang dari satu jam pada 19 Februari 1913, yang terpendek presidensi dalam sejarah dunia.

Dia sebelumnya menjabat sebagai menteri luar negeri Meksiko selama dua periode dan menjadi direktur sebuah sekolah hukum kecil di Mexico City selama enam belas tahun.

Pada 19 Februari 1913, Jenderal Victoriano Huerta menggulingkan Madero. Lascuráin adalah salah satu dari orang-orang yang meyakinkan Madero untuk mengundurkan diri dari kepresidenan ketika ia ditahan di Istana Nasional dan mengklaim bahwa hidupnya dalam bahaya jika ia menolak.

 Baca juga: Peristiwa 15 Februari: Jatuhnya Singapura ke Tangan Jepang hingga Deklarasi Pemerintahan Revolusioner RI

Di bawah Konstitusi Meksiko tahun 1857 , wakil presiden, jaksa agung, sekretaris asing, dan sekretaris dalam negeri berdiri sejajar dengan kepresidenan. Selain Madero, Huerta telah menggulingkan Wakil Presiden José María Pino Suárez dan Jaksa Agung Adolfo Valles Baca. [3] Untuk memberikan kudeta penampilan legalitas, ia meminta Lascuráin, sebagai menteri luar negeri, menjadi presiden, yang kemudian akan menunjuknya sebagai sekretaris dalam negerinya, membuat Huerta menjadi calon presiden berikutnya, dan kemudian mengundurkan diri.

Karena itu, kepresidenan diteruskan ke Huerta. Akibatnya, Lascuráin menjadi presiden kurang dari satu jam; sumber mengutip angka mulai dari 15 hingga 56 menit. [4] Sampai saat ini, kepresidenan Lascuráin adalah yang terpendek dalam sejarah, bahkan lebih singkat dari pada politisi Venezuela Diosdado Cabello pada tahun 2002.

Huerta mengadakan sidang khusus larut malam di Kongres, dan di bawah senjata pasukannya, para legislator mendukung asumsi kekuasaannya. Beberapa hari kemudian, Huerta membunuh Madero dan Pino Suárez. Kudeta dan peristiwa di sekitarnya dikenal sebagai La decena trágica ("sepuluh hari yang tragis").

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya