Akibat keterbatasan peralatan, maka Kopda Devry segera mengevakuasi ibu dan anak dengan menggunakan kendaraan yang ada di Satgas ke puskesmas terdekat.
"Atas seijin Bintara Kesehatan Kompi (Bakes Ki) A, akhirnya ibu dan anak yang kemudian diberi nama Messi berhasil dievakuasi dan dirawat secara layak di puskesmas terdekat."
Dua bulan berselang, lanjut Erwin, untuk memastikan kesehatan ibu dan bayi Messi, beberapa anggota Satgas (pimpinan Kapten Chk Ghesa Hiastra) mengunjungi mereka di rumahnya.
"Di rumahnya yang sangat sederhana, Geri dan keluarga menyambut hangat dan gembira kedatangan anggota Satgas," tutur Erwin.
"Dari hasil pengamatan ketika itu, seluruh anggota Satgas turut gembira dan bahagia, karena ibu dan anak dalam keadaan sehat walafiat," tambah lulusan Akmil 2002 ini.