LSI Prediksi Golput Capai 30%, TKN Jokowi: Itu Bagian dari Demokrasi

Muhamad Rizky, Jurnalis
Senin 25 Februari 2019 06:31 WIB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) memperkirakan ada 30 persen masyarakat golongan putih atau golput alias tidak memberikan hak suaranya di Pemilu 2019. Mereka tidak memilih dengan berbagai macam alasan.

Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Ahmad Rofiq menilai, fenomena golput memang selalu terjadi di setiap Pemilu. Bahakan kata dia, di setiap Pemilu angka golput bisa mencapai 30 hingga 35 persen karena beberapa faktor.

"Nah, itu kan golput yang ideologis atau secar teknis. Misalnya secara teknis dia tidak berada di daerah tempat dia memilih. Terus yang ideologis itu ya tidak cocok dengan yang dua-duanya," kata Rofiq saat dikonfirmasi Okezone di Jakarta, Minggu, 24 Februari 2019.

Untuk itu kata dia, fenomena tingginya angka golput bukanlah masalah. Meski begitu pihaknya terus berupaya melakukan kampanye agar masyarakat tidak golput dan mengajak untuk datang ke TPS guna menentukan pilihan.

"Jadi, mereka juga diberikan pemahaman-pemahaman terkait tentang pentingnya untuk memilih, menentukan masa depan Indonesia, dan mereka juga diedukasi seberapa penting mereka harus terlibat dalam menyukseskan Pemilu 2019 ini," tuturnya.

Meski telah dilakukan berbagai sosialisasi, dirinya tidak menjamin bahwa masyarakat 100 persen memilih dalam pemilu nanti. Sebab, hal itu merupakan salah satu bagian dari nilai demokrasi.

"Kita telah berusaha, tetapi kan untuk menjanjikan 100 persen pemilih itu susah. Tapi soal golput itu kan juga memberikan kebebasan, dan itu bagian dari demokrasi. Kita juga tidak bisa memaksakan," ujar Rofiq.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya