Pidato Jokowi di Konvensi Rakyat Dinilai Kobarkan Optimisme

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis
Senin 25 Februari 2019 14:31 WIB
Share :

JAKARTA - Calon Presiden Nomor Urut 01, Joko Widodo menyampaikan pidado bertajuk "Optimis Indonesia Maju", dalam Konvensi Rakyat di Sentul International Convention Center, Bogor.

Jokowi memulai pidatonya tersebut dengan bercerita soal kehidupannya saat masih berada di Solo. Jokowi bahkan mengaku pernah digusur saat tinggal di bantaran Kali Anyar. Namun, Jokowi mengaku tak pernah diajarkan untuk menyerah hingga akhirnya bisa menjadi pemimpin negara.

Koordinator Nasional Relawan Golkar Jokowi (Gojo) Rizal Mallrangeng mengapresiasi orasi politik Joko Widodo pada acara Konvensi Rakyat yang menggaungkan optimisme Indonesia maju.

“Ini orasi Pak Jokowi terbaik sejauh ini. Dia tampil memukau, simpatik, dengan pesan yang jelas, yaitu optimisme pada masa depan bersama," kata Rizal kepada wartawan di Jakarta, Senin (25/2/2019).

Menurut Rizal, di hadapan lebih 10 ribu pendukungnya, Jokowi menjawab pertanyaan dasar yang selama ini banyak dinanti. “Dia (Jokowi-red) menjelaskan dengan bagus apa yang sudah dilakukan, dan bagaimana ia akan membawa Indonesia ke depan," ujarnya.

Bagian terpenting dalam pidato tersebut, menurut Rizal, Jokowi mampu mengaitkan perjalanan hidupnya yang berjuang dari bawah sebagai motivasi untuk membangun dan memimpin Indonesia.

“Sangat menyentuh. Ia adalah contoh hidup, bahwa usaha dan kerja keras selalu membawa hasil yang baik," katanya.

Menurut Rizal lebih lanjut, dengan narasi seperti itu, optimisme Jokowi langsung masuk dan menyentuh, baik perasaan dan pikiran. Dengan itu semua, jelas Rizal, tema dasar pemilu kali ini menjadi terang benderang: Optimisme versus pesimisme.

(Baca Juga: Curhat Jokowi di Konvensi Rakyat, Pernah Digusur hingga Berbahagia Miliki Keluarga)

“Sekarang rakyat tinggal memilih. Kalau saya jelas. Indonesia adalah bangsa besar yang harus bergerak maju. Kita bisa kok. Dan kita memang sedang berjalan ke arah yang benar," ujarnya

Lebih lanjut, Rizal berharap bahwa dalam sisa waktu masa kampanye ini, Jokowi dan Ma’ruf Amin terus mengabarkan optimisme seperti itu.

“Hal itu bukan hanya perlu sebagai pesan kampanye. Ia adalah bagian dari pendidikan politik yg lebih luas. Kita kan ingin anak-anak muda Indonesia menyambut masa depan dengan yakin dan dengan tangan terbuka, seperti yang sudah dicontohkan Jokowi,” demikian Rizal Mallarangeng.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya