"Setelah Bangkalan dan Sampang, Insya Allah ada migrasi besar-besaran dari pemilih Pak Prabowo ke Pak Jokowi. Insya Allah Madura bukan lagi kandang utama Pak Prabowo,” ucapnya.
TKD meyakini masyarakat Pamekasan mulai bergeser ke Jokowi dan Kiai Maruf. Pihaknya sudah dekati simpul-simpul kunci. Suara di bawah kencang ke Jokowi, hanya saja memang masih ada ketakutan untuk bersuara.
"Situasi sudah berubah, berbalik ke Pak Jokowi. Makanya kemarin ada ketakutan dari kubu sebelah, sampai mencoba memprovokasi dengan bakar APK. Tapi saya sudah instruksikan ke semua level tim pemenangan agar tidak terpancing membalas," tandas mantan Kapolda Jatim itu.
Seperti diketahui, selama ini Madura menjadi basis utama Prabowo. Jokowi kalah signifikan pada 4 kabupaten di Madura saat Pilpres 2014 lalu. Prabowo rata-rata menang sekitar 70 persen saat itu.
(Angkasa Yudhistira)