JAKARTA - Absennya Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam tim pemenangan paslon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno diyakini dapat membuat tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi pincang.
Demikian dilontarkan pengamat politik Indonesian Public Institute (IPI), Jerry Massie. Menurutnya, dengan SBY menarik diri di timses lantaran menemani sang istri yang sedang dirawat di salah satu RS Singapura, dampaknya akan berpengaruh terhadap elektoral Prabowo-Sandi.
Sebab kata Jerry, selain Demokrat merupakan koalisi penting di BPN, SBY juga punya peran vital dalam mengangkat branding Prabowo-Sandi.
"Dengan tak aktifnya SBY akan berpengaruh besar. Pasalnya, Demokrat selain masih masuk 6 besar hegemoni dan simpatisan mereka cukup signifikan. Tim BPN harus mencari alternatif siapa pengganti SBY. Saya nilai AHY bakal tak akan ngotot di kampanye nanti," kata Jerry, Minggu (3/3/2019).