Andre menilai, lembaga-lembaga survei tersebut merupakan bagian dari strategi pembagunan narasi positif bagi Jokowi.
"Yang jelas kami yakini dan pahami survei internal kita. Ini kan strategi pembangunan narasi seakan-akan Pak Jokowi menang. Kita fokus saja," tuturnya.
(Baca Juga : Survei SMRC : Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 54,9%, Prabowo-Sandi 32,1%)
Sebagaimana diketahui, Hasil Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan bahwa elektabilitas Joko Widodo-Ma'ruf Amin lebih unggul ketimbang Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dalam hasil survei tersebut, 54,9 persen diraih oleh Jokowi-Ma'ruf, sedangkan pemilih pasangan Prabowo-Sandi sebesar 32,1 persen.
(Baca Juga : Survei SMRC: 13 Persen Pemilih Percaya KPU dan Bawaslu Tak Netral di Pemilu 2019)
(Erha Aprili Ramadhoni)