JAKARTA - Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyatakan,13% warga yang memiliki hak pilih percaya bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tidak netral di Pemilu 2019.
Merespons hal itu, Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) meyakini apabila KPU sebagai penyelenggara pesta demokrasi akan tetap berjalan sesuai tugasnya. Begitu juga dengan Bawaslu yang akan tetap mengawasi kerja dari KPU.
Baca juga: Survei SMRC: 13 Persen Pemilih Percaya KPU dan Bawaslu Tak Netral di Pemilu 2019
“Kami DPR masih meyakini KPU bekerja on the track sesuai,” ungkap Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/3/2019).
Bamsoet menyarakan agar semua pihak tidak menaruh rasa curiga dan tetwp memberikan kepercayaan kepada KPU ataupun Bawaslu sebagai penyelenggara. Namun tak lupa agar tetap mengawasi kinerja dari KPU dan Bawaslu.
Baca juga: Ma'ruf Amin: Ulama Jangan Mau Dijadikan seperti Daun Salam saat Pemilu
“Dengan harapan publik jadi tidak ada yang patut dicurigai dan serahkan sepenuhnya pada KPU dan kita semua wajib mengawasinya,” jelas Politikus Partai Golkar itu.
Sebelumnya diketahui berdasarkan hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) sedikit 13% warga yang memiliki hak pilih percaya Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tidak netral di Pemilu 2019.
Baca juga: 80% Milenial Muhammadiyah Diklaim Dukung Jokowi
Hal itu terungkap berdasarkan hasil yang dilakukan pada 24-31 Januari 2019 dengan 1.426 responden di seluruh Indonesia dan tingkat kepercayaan 95%.
Yang negatif terhadap KPU dan Bawaslu rata-rata sekitar antara 11-13%. Secara khusus, yang menilai KPU tidak netral sebayak 13 persen," kata Direktur Riset SMRC Deni Irvani saat memaparkan hasil surveinya di Kantor SMRC, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu 10 Maret 2019.
(Fakhri Rezy)