"Isu 7 kontainer kertas suara sudah tercoblos, kotak suara berbahan kardus dan terakhir demonstrasi yang dipimpin Amien Rais soal IT KPU membuat persepsi itu sudah mulai dipercayai masyarakat," jelas politikus Golkar ini.
Ace menjelaskan, fenomena seperti ini mengingatkan dirinya atas model propaganda kampanye Donald Trump di Amerika Serikat yang juga melakukan delegitimasi terhadap penyelenggara pemilu.
"Mereka membentuk opini bahwa terjadi berbagai kecurangan dalam persiapan hingga pencoblosan pemilu untuk mendelegitimasi Hillary dan Partai Demokrat sebagai partai petahana," ujarnya.
Mendelegitimasi pemilu dan penyelenggara pemilu, kata Ace, tidak boleh terjadi. Penyelenggara Pemilu juga dipilih melalui mekanisme politik di DPR di mana semua parpol juga terlibat memilih, termasuk parpol pendukung 02.
"Ketidakpercayaan terhadap penyelenggara pemilu sama saja dengan tidak mempercayai mekanisme demokrasi. Apapun nanti hasilnya harus kita hormati dan dijunjung tinggi," urainya.