Mantan Panglima GAM Ungkap Permintaan Irwandi Pasca-Perjanjian Helsinki

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Jum'at 15 Maret 2019 04:02 WIB
(Foto: Arie Dwi/Okezone)
Share :

Namun, kata Angga, saat itu Gubernur Irwandi Yusuf yang juga mantan petinggi GAM meminta dia dan rekan-rekannya berhenti 'memalak' para pengusaha. Menurut Irwandi, hal itu bisa merusak perjanjian Helsinki antara Aceh dengan Indonesia.

"Beliau (Irwandi) ini selalu mengarahkan kami, jangan (meminta), hentikan apapun bentuk yang menganggu perdamaian. Mari kita bangun Aceh itu dengan baik, kalaupun kekurangan tetap sabar," kata Angga.

Pasca-perjanjian damai Helsinki, diungkapkan Angga, pemerintah Indonesia belum dapat banyak membantu Aceh, khususnya para mantan kombatan GAM. Namun, sambungnya, Irwandi kerap turun tangan untuk membantu mengurangi beban mereka.

"Beribu anak yatim dapat haknya, itu senang. Kaum duafa juga dapat walaupun kami belum dapat, tapi hak anak yatim itu sudah mengurangi beban kami," katanya.

Dalam perkara ini, Irwandi Yusuf didakwa bersama-sama dengan stafnya, Hendri Yuzal dan Teuku Saiful Bahri menerima suap sebesar Rp1.050.000.000 dari Bupati Bener Meriah Aceh‎, Ahmadi. Uang tersebut diberikan Ahmadi kepada Irwandi dalam tiga kali tahapan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya