Lukman mengutarakan saat ini pihaknya belum bisa berbicara lebih jauh. Sebab saat ini akan mengikuti proses yang sedang dilakukan oleh KPK.
“Jadi tentu nanti pada saatnya kami akan memberikan keterangan yang lebih detail terkait dengan pertanyaan tadi itu,” kata Lukman.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada petinggi Kementeriaan Agama (Kemenag) Pusat yang menerima suap bersama-sama dengan Ketua Umum (Ketum) Pastai Persatuan dan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy (Romi).
Diduga, terdapat petinggi Kemenag Pusat yang ikut membantu Romi mempengaruhi hasil seleksi jabatan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik kepada Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Jawa Timur (Jatim) untuk Haris Hasanuddin.
Baca Juga: Menteri Lukman Janji Kementerian Agama Akan Koperatif Bantu KPK
(Edi Hidayat)