"Makanya di Lampung Timur barusan saja, panen jagung dapat 13 ton per hektare. Dulu biasanya itu 8 sampai 10 ton per hektare panen jagung. Ini peningkatan luar biasa," ujar Praptowo.
Praptowo membeberkan, dengan produksi panen jagung hingga 13 ton per hektare memberikan dampak kesejahteraan yang tinggi terhadap petani.
"Coba cerna saja, panen 1 hektare jagung saja itu bisa setara untung Rp 50 juta. Itu dari mulai tanam sampai panennya," kata Praptowo.
Praptowo menuturkan, soal distribusi alsintan, pupuk organik, benih serta infrastruktur juga nyata diwujudkan Kementan terhadap petani Lampung Timur.
(Fahmi Firdaus )