Ia menjelaskan, korban yang dibawa ke Kantor SAR Jayapura adalah dua anak berjenis kelamin perempuan. "Informasinya anak ini lepas dari pegangan orangtuanya dan hanyut terbawa arus," kata Putu.
Banjir landa Sentani Kabupaten Jayapura, Papua. Banjir di Gunung Merah membawa debit banjir dan kayu-kayu. Hati-hati bahaya kesetrum listrik. Jangan memegang tiang listrik dalam basah atau perabotan rumah yang masih menyala dan terendam banjir. Semoga korban tidak bertambah. pic.twitter.com/1Pk2GOYoDb
— Sutopo Purwo Nugroho (@Sutopo_PN) 16 Maret 2019
Dia mengatakan, saat ini banyak titik yang belum tersentuh akibat medan sulit dan hambatan alam.
"Ada pohon tumbang, ada tiang listrik yang masih teraliri listrik, sehingga menjadi kekhawatiran petugas untuk evakuasi," ucap Putu.