“Selain penggunaan teknologi, kualitas sumber daya manusia juga sangat berperan. Untuk itu, saya berharap akan ada banyak interaksi di kegiatan ini,” tutup Adam Morton.
Pelatihan yang akan dilaksanakan hingga tanggal 27 Maret 2019 tersebut diikuti oleh 44 peserta, di mana bandar udara tuan rumah mengirim 30 personel. Sebanyak 12 peserta sisanya merupakan utusan dari 7 bandar udara di lingkup PT. Angkasa Pura I (Persero), serta 2 peserta dari Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV.
Ke depannya, kerja sama kedua belah pihak akan dilanjutkan kembali dengan diselenggarakanya diklat untuk personel keamanan bandar udara. Diklat bertajuk Mitigating the Risk of Trusted Insiders tersebut direncanakan akan turut digelar di Bali.
(Abu Sahma Pane)