JAKARTA - Jalan Trans Papua, yang menghubungkan Provinsi Papua Barat dan Provinsi Papua, akan tersambung penuh tahun ini. Membentang dari Sorong hingga Merauke, jalan nasioal sepanjang 4.330,07 kilometer itu akan meningkatkan konektivitas, membuka daerah terisolasi, dan mengurangi harga barang barang terutama di Wilayah Timur Indonesia.
"Dalam proses dibangun, sudah selesai 3.800 kilometer yang sudah dibuka. Kita harapkan terbuka total di tahun 2019," ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Magelang, sebagaimana tertulis dalam keterangan pers yang diterima, Sabtu (23/3/2019).
Papua, adalah salah satu pulau yang paling menjadi perhatian Jokowi karena dalam program kerja Nawacita, dari sembilan agenda yang disebutkan, membangun wilayah nusantara dari pinggiran adalah salah satu prioritas utama.
(Baca Juga: Jokowi Dapat Doa Khusus saat Kunjungi Ponpes di Magelang)
Pembangunan Trans Papua sebenarnya sudah di inisiasi sejak pemerintahan BJ Habibie dan di teruskan oleh presiden-presiden selanjutnya.
Membangun infrastruktur di Papua, kata Jokowi, memang tidak mudah. Karena pembangunan melibatkan pekerjaan membelah hutan belantara, dan menyesuaikan dengan kontur tanah pegunungan.
"Ada juga masalah keamanan ketika tahun 2016 pekerja konstruksi Trans Papua pernah diculik dan pernah terjadi insiden bersenjata," kata Jokowi.
(Angkasa Yudhistira)