JAKARTA - Pengoperasian secara resmi Moda Raya Terpadu (MRT) harus diperhatikan secara baik oleh Pemprov DKI Jakarta. Pasalnya, bila hal itu diabaikan, maka dikhawatirkan masyarakat enggan menggunakan moda transportasi massal berbasis rel tersebut.
Pengamat Transportasi, Universitas Soegijapranata, Djoko Setijowarno mengatakan, harus ada beberapa langkah yang dilakukan pemerintah agar MRT ramai digunakan oleh masyarakat. Salah satunya, yakni menerapkan pembatasan kendaraan di jalan yang dilintasi MRT.
"Kasih di jalur MRT itu ganjil-genap. Sepeda motor enggak boleh lewat. Harus ada pembatasan kendaraan di jalur MRT. Seharian kayak Asian Games," kata Djoko kepada Okezone, belum lama ini.
Selain itu, lanjut dia, Pemprov DKI harus berani menerapkan tarif parkir yang tinggi di setiap gedung. Sehingga, memaksa masyarakat meninggalkan budaya lamanya seperti menggunakan kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi umum.