"Partai Berkarya mengusung cita-cita luhur almarhum Presiden Soeharto," ujar pria kelahiran 1987 itu.
Menurut Hafiz, Pak Harto -demikian almarhum Presiden Soeharto dipanggil- berjuang membangun Indonesia sebagai negara mandiri dan dihormati. Partai Berkarya, lanjutnya, meneruskan cita-cita Pak Harto; membangun Indonesia lewat ekonomi kerakyatan dengan kearifan lokal.
"Perhatian Partai Berkarya terhadap petani juga patut diapresiasi," kata Hafiz.
Sedangkan kritiknya terhadap pemerintahan saat ini, Hafiz melihat pembangunan dalam lima tahun terakhir tanpa perencanaan matang. Di era Soeharto, pembangunan lima tahun terencana dengan baik dalam Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita) dan Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN).
Menjawab pertanyaan wartawan soal politik uang, Hafiz berjanji akan membuktikan bahwa politik tidak selalu uang. Ia yakin akan terpilih tanpa harus menebar uang ke masyarakat. Ia mengajak masyarakat untuk kritis melihat program yang ditawarkan partai, sebelum menentukan pilihan.
(Risna Nur Rahayu)