"Pak Jokowi juga memberikan perhatian lebih pada atlet dengan memberikan sebagai PNS. Bagainana karir non PNS, bagaimana tunjangan pensiun kedepan untuk para atlet sehingga tidak tertinggal kesejahterannya," ucapnya.
Sementara Ketua Penasihat Komunitas Olahraga Bersatu, Raja Sapta Oktohari menuturkan, apresiasi pemerintahan Jokowi pada dunia olah raga menjadi bagian sejarah dalam hal prestasi dan perhatian kepada atlet.
Pembukaan Asian Games 2018 (Arif/Okezone)
"Jokowi sebagai pemerintah dalam periode pemerintahannya memberikan apresiasi kepada dunia olahraga bagian dari sejarah. Waktu itu janjinya Rp5 miliar untuk Olimpiade 2016, tapi karena emasnya itu ganda ternyata bukan 5 miliar bagi dua, tapi 5 miliar dikali 2 jadi masing masing 5 miliar. Saya kira pemerintah pak Jokowi dan menteri olahraga memberika terobosan," ucapnya.
Bonus yang diberikan juga terlaksana, dalam sejarah Jokowi mengecek langsung rekening yang diterima oleh atlet memastikan adanya potongan atau tidak. Ini adalah sejarah yang tidak bisa saya lupakan saya sebagai atlet yang menghargai proses," ujar Raja.
(Salman Mardira)